You’re My
Friend
By. Cinta
Dwi Fatimah.
Luna
termangu teringat ucapan Vella tadi pagi. “ Ayolah, Lun, kamu pasti bisa
mengerjakan soal di lomba nanti. Tolong jangan kecewakan aku, ya. Janji? Kita
kan sahabat.” Itulah ucapan terakhir Vella sebelum dia masuk rumah sakit karena
penyakit kanker otak stadium akhir yang menggerogoti tubuh mungilnya itu.
Luna
tetap mengikuti perlombaan itu meski hatinya sedang tidak tenang. Namun, Luna
harus tetap berjuang demi menepati janjinya kepada Vella. “ Demi Vella, aku
harus berusaha sebisa mungkin agar dia bangga kalau aku bisa menepati janjiku.
“ ucap Luna dalam hati.
Dirumah
sakit.
“
Mama … “ ucap Vella lirih. “ Iya,
sayang. Ada apa? “ sahut Ibunya. “ Ma, aku mau pergi kesuatu tempat yang indah,
Ma. Kalau nanti Luna kemari, tolong jangan bangunkan aku, Ma … “ pinta Vella.
Beberapa saat kemudian nafas Vella mulai pelan, semakin pelan, dan tiada. “
Vella … Vella … Kamu kenapa sayang? Ayo, jawab Mama. Suster … Dokter … Anak
saya kenapa? Tolonglah Vella, Sus, Dok …” jerit Ibu Vella.
Saat
perlombaan selesai.
“
Ma, Pa, ayo kita jenguk Vella. Aku tidak sabar bertemu dia. “ rengek Luna.
“Iya. Tapi, bukan kerumah sakit. “ jawab Ayah Luna. “ Berarti Vella sudah tidak
dirumah sakit, dong? Terus Vella kemana? ” selidik Luna. “ Nanti kamu akan
tahu. “
Dipemakaman
umum.
“
Pa, Ma, kenapa kita kesini? “ tanya Luna. Disebuah pusara terlihat Ibu Vella
sedang menangis. “ Tante, Vella dimana? “ tanya Luna polos. Ibu Vella tidak
dapat menahan kesedihannya. Dia menjawab pertanyaan Luna dengan menunjuk suatu
pusara makam. Ya, itulah makam Vella, rumah untuk Vella beristirahat untuk
selamanya. Melepaskan penatnya beban yang selama ini dibawanya. Tanpa terasa
air mata Luna mulai berjatuhan satu persatu. Berdesakan ingi keluar, menembs
rongga kesedihannya. Dia tidak rela untuk ditinggalkan orang yang disayanginya
untuk selamanya.
“
Vella, meski kamu telah tiada, kamu tetap sahabatku. Selamanya.” lirih Luna,
pelan. Kemudian hening itu terpecah oleh isak tangis orang yang menyayangi
Vella.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar