Jumat, 08 Februari 2013

Polaroid
Siang itu, Elsa sangat ketakutan. Mengapa? Karena, sepulang dia dari kampus, dia menemuan sebuah foto polaroid dikamarnya. Dengan pose dia digantung dengan mengenaskan. Dan disekitar leharnya terdapat luka, darah dan sudah agak membiru. Apakah mungkin, itu pesan kematian dari masa depan?

Karna takut, akhirnya Elsa menelepon Dena, sahabatnya. "Halo, Dena?" kata Elsa. "Tut .. tut .. tut .." telepon pun diputus oleh operator. Tanpa disadari, gadis bergaun hitam penuh darah mengintainya dirumah. "Sebentar lagi aku akan mendapat tubuh baru. Ha .. ha .. ha .." diapun melayang pergi meninggalkan rumah mewah Elsa.

Sementara itu, Elsa terus menangis sendirian dikamar. Saat pergi ke toilet, dia mendapati sebuah kotak htam di atas klost duduknya. Dia mengambil perlahan, lalu, membukanya perlahan. Dia mendapati lima foto polaroid dengan pose berbeda disetiap fotonya.

Saat kembali kekamar, dia tidak menyadari baha ada bahaya mengancam. Dibantalnya, telah ditancapkan berbagai macam benda tajam seperti paku, jarum, gunting, dan sebagainya. Dan saat dia akan tidur, kepala Elsa pun tertancap benda tajam tadi.

Sementara itu diluar rumah, gadis bergaun hitam penuh darah itu tertawa puas dan segera merasuki tubuh Elsa."Akhirnya, aku mendapat tubuh baru. Ha .. ha .. ha .."

1 komentar: